Thursday, October 14, 2010

Sosiologi dan Masalah Sosial


HIJRIYAH

Momentum Hijrah yang dilakukan kaum muslimin dari Mekah ke Madinah yang menjadi patokan penetapan Tahun Baru Hijriyah, tahun baru penanggalan Islam merupakan wujud nyata pentingnya melakukan transformasi sosial untuk mencapai keberdayaan umat. Keberdayaan dimaksud, bukan hanya keberdayaan materil namun secara qaffa meliputi keberdayaan spiritual.

Catatan Hijriyah, 1432 H. 

PARADIGMA SOSIOLOGI
I. Paradigma Fakta Sosial
II Paradigma Definisi Sosial
III.Paradigma Perilaku Sosial

Makassar, 10 Nop.2010


Applied Sociology


Sosiologi sebagai since of society mengalamiperkembangan dari masa ke masa. Teori klasik menjadi grand theory yang terus dkajian para pencinta ilmu masyarakat. Sebelum menceburkan diri ke dalam sosiologi secara kaffa, awalnya saya ragu. Karena sosiologi dinilai sebagai ilmu yang tidak dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah sosial (Soerjono Soekanto). Di sini, sosiologi dipandang sebagai ilmu murni, bukan sebagai ilmu terapan. Namun dewasa ini, kenyataan menunjukkan bahwa sosiologi justru menempati posisi penting dalam kehidupan masyarakat.

Meski demikian, masalah yang timbul kemudian adalah masalah diskusi seputar theori dari masa ke masa yang trennya mengalami peningkatan di Indonesia. Hal ini sama saja degan melakukan pembiaran atau penjara bagi sosiologi. Adalah Goerge Ritzer, Sosiolog masa kini, memandang perlunya memahami interactive sosiology. Saya kemudian merasa nyaman setelah memahami pandangan Ritzer tersebut. Pendapat Ritzer yang juga membahas pandangan Jurgen Harbermas dan Anthony Giddens semakin menyemangati saya untuk lebih jauh menyelam ke dalam ilmu ini. Semoga, Tuhan menolong saya sehingga ilmu ini dapat membumi dalam masyarakat.

Makassar, 14 Nopember 2010

2 comments:

macassar said...

asyik sekali fotonya kanda..

daerah mana lokasi fotonya itu kak ?

Syamsuddin Simmau said...

di Pangkep Andik...foto kebun jeruk petani Pangkep.