Ketika seseorang mengalami masalah sosial maka masyarakat dan struktur sosial dapat digunakan dan atau berperan dalam memberikan dukungan. Dukungan ini disebut dukungan sosial. Dalam hal ini, Keterjaminan Sosial (Social Security) dan Modal Sosial (Social Capital) merupkan energi yang dapat dimanfaatkan dan atau bermanfaat dalam mendukung kelangsungan hidup seseorang untuk keluar dari masalah sosial yang dihadapi. Pada edisi ini, kita akan membahas mengenai Keterjaminan Sosial atau Social Security.
Media ini berisi perspektif saya terhadap realitas dan fenomena.Terimakasih telah bersama saya.
Monday, January 28, 2013
Tuesday, January 22, 2013
Janda Cerai Gugat sebagai Orang Tua Tunggal
Janda (widow) adalah penamaan yang diberikan oleh masyarakat kepada
perempuan yang ikatan pernikahan dengan suaminya dinyatakan terputus, dalam
pasal 38 UU No. 1 tahun 1974 tentang perkawinan terputusnya ikatan perkawinan
dapat seisebabkan oleh kematian (ayat 1), perceraian (ayat 2), dan atas
keputusan pengadilan (ayat 3).
Monday, January 21, 2013
Dampak Perceraian
1) Perceraian
dan bunuh diri
Durkheim
(Johnson, 1986:193) mengemukakan bahwa perubahan-perubahan yang mendadak dalam
masyarakat, seperti krisis ekonomi yang parah atau periode-periode ekspansi dan
kesejahteraan yang tidak lazim,
Sunday, January 20, 2013
Perceraian dan Penyebabnya
Dari cintalah sebuah rumah tangga itu
bermuasal. Namun, muncul pertanyaan, “Bagaimana dengan perceraian ?” Bagaimana
mungkin terjadi perceraian jika sebuah rumah tangga berlandaskan atas cinta ?
Perceraian menurut pandangan Collins
(1987:2380), adalah ketika hancurnya sebuah kekuasaan,
Friday, January 18, 2013
Perceraian
Pramono (2007:29)
menjelaskan bahwa ada dua jenis perceraian, yaitu cerai gugat dan cerai talak.
Hakikat cerai talak ialah, ikrar talak yang diucapkan suami terhadap
isterinya, setelah ada putusan Pengadilan Agama yang telah mempunyai kekuatan
hukum tetap, putusan mana berisi mengizinkan kepada suami untuk mengucapkan
ikrar talak terhadap isterinya itu.
Monday, December 31, 2012
Bulan di Atas Tarakan
Bulan di atas Laut Tarakan
memang tak kuasa menahan senja
ia Amor yang digilas maut
biarlah
sebab ia adalah pintu pagi yang terbuka diamdiam
tersenyum pada rimbun hutan lindung kota
melambai pada loncat bekantan yang menyeringai
di KKMB
menyapa kepiting soka yang merayap di sela akar bakau
dan kapah yang diam malumalu
Aduhai elang laut yang terpenjera di bawah pohon Jawa
rayuan gelombang yang merayu di Pantai Amal
mengajaknya kembali berkelana mengendara angin
tak kuasa ia
baginya, manusia adalah kutukan
yang menahan bebasnya dengan rantai besi
bagai kisah para romusha di pulau Tarak
ada bangkerbangker yang menulis kisahnya walau diam
Bulan di atas Tarakan
menjelma mata nelayan pemacing
yang menarinari melikliuk bagai tari jepin Bangsa Tidung
Bulan di Atas Tarakan masih terjaga
ketika cobe'cobe ampas minyak kelapa yang menyatu teri kering
mengantarku melayang pada negeri Bugis yang kutinggal
ada busara dengan aroma daun pisang di sini
Bulan di atas Tarakan temani aku menjelma kata
Pantai Amal Tarakan, 30 Desember 2012
memang tak kuasa menahan senja
ia Amor yang digilas maut
biarlah
sebab ia adalah pintu pagi yang terbuka diamdiam
tersenyum pada rimbun hutan lindung kota
melambai pada loncat bekantan yang menyeringai
di KKMB
menyapa kepiting soka yang merayap di sela akar bakau
dan kapah yang diam malumalu
Aduhai elang laut yang terpenjera di bawah pohon Jawa
rayuan gelombang yang merayu di Pantai Amal
mengajaknya kembali berkelana mengendara angin
tak kuasa ia
baginya, manusia adalah kutukan
yang menahan bebasnya dengan rantai besi
bagai kisah para romusha di pulau Tarak
ada bangkerbangker yang menulis kisahnya walau diam
Bulan di atas Tarakan
menjelma mata nelayan pemacing
yang menarinari melikliuk bagai tari jepin Bangsa Tidung
Bulan di Atas Tarakan masih terjaga
ketika cobe'cobe ampas minyak kelapa yang menyatu teri kering
mengantarku melayang pada negeri Bugis yang kutinggal
ada busara dengan aroma daun pisang di sini
Bulan di atas Tarakan temani aku menjelma kata
Pantai Amal Tarakan, 30 Desember 2012
Tuesday, December 25, 2012
Film Pendek dan Negeri Ironi
Makassar, 24 Desember 2012. Gerimis mulai menjelma hujan. Jalan di
depan kantor Lembaga Perlindugan Anak Sulawesi Selatan (LPA) Sulsel
masih basah, bahkan sesekali gerimis menderas. Biarlah gerimis, biarlah
hujan. Shooting film dokumenter program Yapta-U, LPA Sulsel dan ILO IPEC
harus tetap dilakukan. Gufran H. Kordi menjadi salah seorang narasumber kunci
kali ini.
Irwan, Suhud Madjid, Makmur dan Gufran telah mendahuli saya tiba di kantor LPA Sulsel sementara Risnawati (Risna) dan Ayustina (Ayu) tiba beberapa menit setelah saya.
Irwan, Suhud Madjid, Makmur dan Gufran telah mendahuli saya tiba di kantor LPA Sulsel sementara Risnawati (Risna) dan Ayustina (Ayu) tiba beberapa menit setelah saya.
Subscribe to:
Posts (Atom)